Monday, February 19, 2007

indonesia chenesse town

kira-kira sebutan untuk kota ini emang betul kota cina. masyarakat berdarah cina emang lumayan banyak di kota ini. kita bisa menemui mereka dengan berbagai mata pencaharian yang berbeda-beda. dari yang pekerja keras, seniman, pedagang sampai juragan dapat kita temui di sini.
awal tahun baru imlek kemarin adalah momen yang tepat untuk berkumpul bagi mereka. tahun baru imlek di sini sangat ramai. bahkan lebih ramai daripada tahun baru masehi. tetapi imbasnya, setelah keramaian malam tahun baru itu keesokan harinya kota menjadi lengang. perekonomian sedikit macet. karena perdagangan belum mulai bergeliat. banyak toko dan warung masih tutup.
inilah pemandangan yang lumayan unik di sebuah kota multietnik. keragaman suku dan budaya masih dapat kita temukan di kota ini. tapi apakah keragaman budaya itu dapat dilestarikan selamanya? kita semua wajib menjaganya. tidak hanya di kota ini. tetapi di seluruh bagian bumi indonesia ini.
Diposting oleh chimoet di 3:58 PM | 0 komentar   Link ke posting ini
Saturday, February 17, 2007

data guru

Akhir-akhir ini aku disibukkan dengan data pendidik (guru) dan tenaga kependidikan. Yach...sebuah gawe besar ditjend pmptk menyongsong sertifikasi guru. Sebuah kesibukan yang banyak menyita waktu. Karena kegiatan itu emang lumayan menjenuhkan bukan saya bagiku. Tapi bagi siapa saja yang menjalaninya.

Aku tahu bahwa usaha ini akan membawa sebuah perubahan besar. Terutama bagi para guru di indonesia. Ya...data ini nantinya akan menjadi alat ukur dan semacam pemetaan guru di seluruh indonesia. Sudah pantaskah seseorang menjadi guru, berapa umur guru tersebut sekarang, kualifikasinya sesuai ga dengan mata pelajaran yang dia ampu dan bahkan sampai kepada penghargaan dan prestasi apa saja yang pernah dia dapatkan selama menjadi guru...

Guru di masa depan agaknya akan lebih terjamin daripada sekarang. Guru di masa depan tampaknya akan menjadi sebuah profesi yang membanggakan dan diincar banyak orang. Ya...ya...ya...guru di masa depan harus bisa menjadi tauladan ! Bukan hanya sekadar guru yang rajin pulang awal dan mencari sampingan selain mengajar.

Guru di masa depan harus profesional. Seiring harapan masyarakat kepadanya. Guru di masa depan mempunyai peran penting dalam menjamin mutu pendidikan. Come on teachers !

Diposting oleh chimoet di 2:18 PM | 0 komentar   Link ke posting ini
Subscribe to: Posts (Atom)