Thursday, August 07, 2008

Perjalanan Hidup Baru

Bagi Anda yang sudah menikah pasti melalui perjalanan yang panjang untuk sebuah acara sakral yang bernama IJAB QOBUL. Alhamdulillah pada tanggal 27 Juli 2008 kemarin saya baru saja melalui langkah tersebut.
Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses. Berikut rekaman kamera dari sebelum dan saat acara ijab qobul tersebut.

Persiapan di rumah menjelang berangkat

Rekaman kamera di atas adalah persiapan berangkat ke Ponorogo. Dengan gesit dan penuh semangat ponakan dan mbak saya menata snack untuk para pengiring. Ibu pun ga mau kalah sibuk dengan mewiru jarik untuk dipakai di acara ijab qabul besok.

Mas Kawin dan Lamaran

Pemberangkatan

Rekaman kamera ini adalah para pengiring yang mendampingi saya untuk acara ijab qobul. Ceritanya kami ber-8 berangkat dulu. Rombongan keluarga besar berangkat keesokan harinya. Ada cerita lucu di balik ini. Lihat pemuda yang pake kaos kuning kan? Dia mabuk selama perjalanan. Ya maklum aje. Emang karena jalannya yang berkelak kelok dari Solo-Ponorogo. Ketiga pemuda itu adalah temen kecil saya di kampung halaman. Ya temen mandi di kali, ya temen "maling" mangga tetangga, ya teman main kelereng dan lain-lain. hehehe...thanks a lot bro menjadi pengiring acara saya. Mudah-mudahan kalian semua cepet nyusul saya.

Kirab Pengantin

Dengan langkah pasti, calon pengantin pun tertawa simpul malu. Dengan langkah pasti pula sang calon pengantin berdo'a " Ya Alloh, barokahi langkah suciku ini, duhai Tuhanku. Ya Alloh jadikanlah saya imam yang soleh untuk istri dan keluargaku. Ya Alloh, aku pasrahkan semuanya kepada-Mu. Jadikanlah langkahku ini sebagai ibadah kepada-Mu. Amiiiin."

Prosesi Akad Nikah

Pernahkah Anda melakukan seperti rekaman kamera di atas? Pasti dag-dig-dug bukan? Acara Akad nikah dilaksanakan di Masjid di belakang rumah bapak mertua saya. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses. Tidak kurang sekitar 30-an tamu undangan menjadi saksi ikatan suci kami di pagi nan cerah itu. Dan semoga para malaikat juga menjadi saksi abadi di akherat kelak.

Walimatul 'Ursy di Ponorogo

Mengharu biru dengan pakaian serba biru kelihatan lebih segar dan bugar. Senyum mengembang kedua pengantin membawa suasana kehangatan bagi para tamu undangan.

Syukuran di Solo

Senyumnya itu lhoh...ga kukuuuu abiiiizz. Kalem dikit kenapa sih om/ bulek? Jangan tegang kanapa sih? Semoga barokah ya....

Sungkem kepada ibu-bapak sebagai simbol bakti dan birulwalidain kepada orang tua. Robbighfirlii waliwaalidayya warkhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo. Amiin...

Berpose untuk sebuah keindahan cinta. Semoga dengan pose dan foto-foto ini kita berdua selalu ingat masa-masa indah di setiap waktu. Semoga dengan pose dan foto-foto seperti ini akan melanggengkan kita berdua sampai akhir hayat kelak. Amiin...

Demikian rekaman perjalan hidup baru saya. Dan tidak terasa sudah 2 minggu berlalu dari acara sakral tersebut. Mohon doa restu semoga sakinah, mawaddah warohmah. Seiring dengan kebahagiaan yang saya dan istri rasakan, terucap syukur atas nikmat dan anugrah ini.
Diposting oleh chimoet di 9:04 AM |  

3 komentar:

Subscribe to: Post Comments (Atom)